Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Digelar, 584 Jamaah Kota Ternate Ikuti Pembekalan Ibadah

Suasana praktek manasik haji untuk calon Haji Kota Ternate 2026

TERNATE, OM — Pemerintah Kota Ternate menggelar Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi tingkat kota dan kecamatan se-Kota Ternate Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan” ini dipusatkan di Area Asrama Haji Transit Ngade dan diikuti ratusan calon jamaah haji, Senin (09/02/2026).

Pelaksana tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate, H. Ibrahim Umar, menyampaikan bahwa jumlah calon jamaah haji asal Kota Ternate tahun ini mencapai 584 orang. Dalam pelaksanaan manasik, para jamaah dibagi ke dalam tiga kelompok dengan pendampingan lima petugas haji, guna memastikan setiap peserta mendapatkan bimbingan yang optimal.

H. IBRAHIM UMAR – Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Ternate

Menurut Ibrahim, kegiatan manasik bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, sekaligus membekali jamaah agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, tertib, dan sesuai tuntunan.

“Melalui manasik ini, kami berharap para jamaah dapat memahami teknis ibadah secara menyeluruh, mulai dari persiapan, pelaksanaan di tanah suci, hingga menjaga kesehatan selama perjalanan ibadah,” ujarnya.

Bimbingan manasik haji ini juga melibatkan sejumlah narasumber dan pemateri dari berbagai unsur, di antaranya Ketua DPRD Kota Ternate, perwakilan Pemerintah Kota Ternate, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara. Para pemateri memberikan materi seputar manajemen perjalanan haji, kesehatan jamaah, hingga pembinaan mental dan spiritual.

Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate mengingatkan para calon jamaah untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan setelah mengikuti manasik. Hal ini penting agar jamaah tetap prima hingga waktu keberangkatan ke tanah suci tiba.

Kegiatan manasik haji terintegrasi ini diharapkan menjadi bekal utama bagi para jamaah, khususnya lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk. (HM55)