Pemkot Ternate Bersama Bank Indonesia Luncurkan Kios Sigap Pangan, Jaga Stabilitas Harga Sepanjang Tahun

HANDI SUSILA - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara

TERNATE, OM – Pemerintah Kota Ternate bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan program Kios Sigap Pangan sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menekan laju inflasi daerah.

Peluncuran program ini dilakukan oleh M. Tauhid Soleman yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate, dengan melibatkan berbagai pihak terkait seperti BULOG, Badan Pusat Statistik (BPS), distributor, serta pelaku usaha, Sabtu (14/03/2026)

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Handi Susila dlam sambutannya mengatakan Program Kios Sigap Pangan merupakan tindak lanjut konkret dari High Level Meeting TPID Provinsi Maluku Utara 2026 yang sebelumnya digelar pada 13 Februari 2026. Kehadiran kios ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam merespons cepat dinamika harga pangan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Kios Sigap Pangan bukan sekadar program seremonial, tetapi menjadi instrumen penyeimbang harga di pasar,” ujar Handi Susila dalam sambutannya.

Kios ini dirancang sebagai “kios penyeimbang” yang tidak bersaing dengan pedagang, melainkan berfungsi sebagai jangkar pengaman agar harga tetap stabil dan terjangkau.

Operasional kios akan difokuskan di dua pusat ekonomi utama, yakni Pasar Gamalama dan Pasar Bastiong. Di lokasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, serta komoditas Barito (bawang, rica, dan tomat) dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Menariknya, program ini tidak hanya bersifat musiman menjelang hari besar keagamaan, tetapi akan dijalankan sepanjang tahun sebagai upaya menjaga stabilitas harga secara berkelanjutan.

Dengan dukungan pasokan dari BULOG dan distributor, Pemerintah Kota Ternate optimistis program ini mampu menjaga inflasi tetap terkendali sesuai target nasional.

Stabilitas harga pangan dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Ternate. (HM55)